Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Ikuti Seminar dan Workshop Kurikulum OBE (Outcome Based Education) yang Diselenggarakan FUSA


Rabu, 23 Agustus 2023. Menjelang tahun akademik baru 2023/2024, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) menyelenggarakan Seminar dan Workshop Kurikulum OBE (Outcome Based Education). Bertempat di Aula FUSA, kegiatan ini diikuti oleh semua pimpinan dan segenap civitas akademika di lingkungan FUSA.

Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam menyambut kesempatan berharga ini dengan menghadirkan dosen tetap program studi (DTPS) maupun dosen luar biasa (DLB) program studi. Prodi AFI juga menjadikan Workshop OBE Fakultas ini sebagai landasan kuat untuk penyelenggaraan Workshop Kurikulum OBE Tingkat Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam yang akan diselenggarakan selama tiga hari berikutnya di Emersia Hotel & Resort Bandar Lampung.

Priyambodo, S.Pd, M.Sc selaku narasumber kegiatan workshop ini merupakan Kepala Pusat Akreditasi Nasional dan Internasional LP3M Universitas Lampung. Ia memulai penyampaiannya dengan quotes dari Menristekdikti, Nadiem Makarim “Kita memasuki era dimana gelar tidak menjamin kompetensi, lulusan tidak menjamin berkarya dan bekerja, akreditasi tidak menjamin mutu, dan masuk kelas tidak menjamin belajar”. Lanjutnya ia menyampaikan bahwa “Kurikulum merupakan harta paling berharga yang dimiliki oleh program studi, hal ini sekaligus menampik anggapan selama ini yang menganggap bahwa hal itu dimiliki oleh dosen”.

Narasumber juga menjelaskan bahwa kurikulum merupakan ranah keprodian yang harus didukung secara penuh oleh fakultas sebagai pemilik himpunan sumber daya pendukung yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan akademik. Secara garis besar narasumber menjelaskan 4 point utama OBE, yaitu:
1. OBE adalah sistem pendidikan yang menekankan pada apa yang dapat siswa lakukan dengan baik di akhir pengalaman belajar mereka.
2. OBE memerlukan restrukturisasi kurikulum, pengajaran dan pembelajaran, penilaian dan praktik pelaporan dalam pendidikan.
3. Kurikulum dirancang agar siswa dapat mencapai kemampuan tersebut.
4. Siswa harus dapat menunjukkan capaian learning outcomes/capaian pembelajaran lulusan (CPL) dari suatu pengalaman belajar.